Kamu menemukan dan memilih untuk tinggal di rumah baru yang kamu temui di perjalananmu menuju rumah lamamu.
Kamu terpikat akan rumah itu yang memiliki semua hal yang kamu butuh.
Kamu bahagia dengan rumah barumu.
Bahagiamu membuatmu lupa bahwa tujuan utamamu adalah rumahmu yang dulu,
yang menunggumu dalam diamnya,
yang tersenyum dalam bahagiamu,
yang menangis dalam keterpurukanmu,
yang bangga dalam prestasimu,
yang gembira dan selalu tulus menyapamu ketika kau kembali dari perjalananmu,
dan yang dengan ikhlas merelakanmu saat kau menemukan rumah baru.

Kembalilah ke rumah lama mu kapanpun.
Pintunya tak pernah tertutup untukmu,
karena sampai kapanpun kamulah pemiliknya.

1 Agustus 2014.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s